Siapa itu “Negro Fort” yang disebut di biografi Hatta?

Di biografinya “Untuk Negeriku”, Hatta menyebut pernah bertemu dengan seorang tokoh bernama “Negro Fort”, yang beliau deskripsikan sebagai seorang komunis dari Amerika Serikat

Pada Kongres Liga Menentang Imperialisme (…) yang berlangsung di Frankfurt (…) Juli 1928, kaum komunis hebat sekali menggasak gerakan yang bukan komunis. Juru bicara mereka ialah Lu Ki dan komunis Negro Fort dari Amerika Serikat.

(dari Hatta “Bukittinggi-Rotterdam Lewat Betawi” (2011) hal. 303, penerbit Kompas, kusingkat dan kugarisbawahi)

Tokoh ini disebut lagi di halaman 304, dimana Hatta menulis Fort dan Lu Ki meminta izin Hatta (pemimpin sidang Kongres) untuk berpidato, tapi Hatta tidak mengizinkan karena merasa pidato mereka akan “menghantam” tokoh Kongres lain, padahal Hatta sedang mengusahakan persatuan.

Nama ini lumayan memancing rasa penasaranku karena namanya janggal sekali (istilah “Negro” sekarang ini ofensif sekali di Amerika Serikat) dan anehnya lagi dia seorang komunis di Amerika Serikat yang nantinya jadi negara musuh besar komunis. Ketika penasaran begini aku suka cross-check di internet, dan anehnya tidak ada hasil yang jelas ketika ngegoogle namanya (coba lihat sendiri).

Usut punya usut ternyata yang dimaksud Hatta disini adalah James W. Ford, tokoh kulit hitam Amerika yang menjadi aktivis Partai Komunis Amerika Serikat. Clue-nya adalah

  1. Ia hadir di Kongres Liga Menentang Imperialisme di Frankfurt, Juli 1929. “In 1929, he and William L. Patterson attended the Second Congress of the League Against Imperialism in Frankfurt, Germany” (profil James W. Ford di website Communist Party USA). Di kutipan diatas disebutkan “Juli 1928” tapi sepertinya kesalahan ketik karena di teks sebelum dan sesudah kutipan tersebut Hatta membicarakan kejadian tahun 1929.
  2. Ford adalah tokoh Partai Komunis USA. Ia bahkan 3x menjadi cawapres partai ini tahun 19321936, and 1940 (walaupun hasilnya urutan papan bawah). Menurut Wikipedia memang ada Partai Komunis USA, yang lumayan populer selama Depresi Besar (mulai 1929). Ketika itu belum ada perang dingin Amerika Serikat-Uni Soviet. Malah ada yang menganggap gerakan komunis sebagai sekutu melawan gerakan fasis yang mulai bangkit di Jerman dan Spanyol. Partai ini baru mengalami kemunduran ketika komunis menjadi musuh besar Amerika Serikat di Perang Dingin.

    James W. Ford
    James W. Ford di poster kampanye 1940
  3. Ford memang tokoh Afrika-Amerika, yang ketika itu umum disebut “Negro”. Menurut Wikipedia, istilah Negro hanya menjadi ofensif sejak dekade 1960an, dan sebelum itu istilah ini dianggap biasa saja untuk merujuk kepada orang-orang kulit hitam di Amerika Serikat. Bahkan kata ini digunakan oleh tokoh kulit hitam Martin Luther King Jr. dalam pidato terkenalnya I Have A Dream: “But one hundred years later, the Negro still is not free. One hundred years later, the life of the Negro is still sadly crippled by the manacles of segregation and the chains of discrimination”.

Yang membikin bingung adalah kesalahan penulisan nama di buku ini. Nama marganya disebut “Fort” padahal aslinya “Ford” dengan huruf ‘d’, dan nama depan dan tengahnya (“James W.”) tidak disebut sama sekali malah diganti dengan “Negro” yang sepertinya sama sekali bukan nama yang bersangkutan. Dan bukan sekadar sekali saja, nama ini disebut beberapa kali di halaman 303 dan 304.

Aku tidak tahu ini kesalahan Hatta atau kesalahan penerbit, tapi aku cuma bisa berspekulasi saja. Biografi Hatta terbit pertama kali pada 1979, setengah abad setelah peristiwa ini terjadi, dan sangat mungkin Hatta lupa detail ini. Mungkin salah baca dari catatan, dan peristiwanya juga sudah lama. Atau bisa jadi salah dengar karena bunyi t dan d di akhir tidak begitu kedengaran beda. Dan tentu saja ketika itu tidak ada internet untuk memastikan. Ini kesalahan kecil yang sangat bisa dimaklumi.

Oh ya, tulisan ini maksudnyaa bukan untuk menghakimi buku ini. Cuma ingin mengkarifikasi kesalahan kecil, barangkali ada juga yang bingung terus jadi terjawab dengan tulisan ini (tolong tulis di komentar kalau Anda orangnya! hehe). Lagian, memoar Hatta ini menurutku bagus sekali dan sangat pantas dibaca. Selain politisi dan ekonom, ternyata beliau juga penulis yang hebat. Tulisannya renyah dan akrab sekali, dan selain berisi cerita hidup, kita juga bisa sekalian belajar sejarah Indonesia dan Eropa ketika itu. Serius – mungkin salah satu buku terbaik yang pernah kubaca.

Advertisements
Siapa itu “Negro Fort” yang disebut di biografi Hatta?

One thought on “Siapa itu “Negro Fort” yang disebut di biografi Hatta?

  1. Aku temukan satu lagi ketidakcocokan nama pegawai/petinggi Jepang di buku Pak Hatta dan buku Sejarah Intel Jepang. Dari beberapa nama selain Maeda, hanya satu nama yang cocok, namun beda ejaan. Kisahnya sekitar 1-2 hari sebelum Proklamasi. Aku cek bersilangan tampaknya orang yang sama, tapi namanya berbeda jauh. Orang ini perannya besar, pemimpin intel Angkatan Laut yang kemudian membelot mendukung Indonesia. Bisa jadi pak Hatta salah tulis, atau buku baru itu yang salah. Bisa dimaklumi kalau salah nama, apalagi jika penulisan di masa tua beliau. Aku setuju biografi Pak Hatta ini bagus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s