Wakil rakyat keluar negeri

Perjalanan wakil rakyat (biasanya anggota DPR) ke luar negeri biasanya selalu memancing kontroversi. Biasanya perjalanan seperti ini ditentang karena dianggap menghabiskan uang rakyat, seringkali disalahgunakan oleh para anggota dewan, dan untuk alasan studi banding dinilai tidak efektif dan banyak alternatif lain. Sedangkan para pembela biasanya beralasan bahwa memang perlu mempelajari hal-hal dari luar negeri, menuntut ilmu, dan biayanya sebenarnya tidak begitu signifikan dibanding keseluruhan APBN yang sangat besar.

Menurut saya masalah yang paling besar bukan lah perjalanannya, tapi lebih mengenai transparansi, pertanggungjawaban dan komunikasi mengenai perjalanan seperti ini. Bagus sekali kalau dianalogikan seperti dalam sebuah perusahaan. Rakyat adalah para atasannya, dan anggota dewan adalah pegawai yang memakai dan menerima gaji dari uang perusahaan. Perusahaan memang kadang-kadang mengirim pegawainya keluar negeri buat menghadiri pelatihan, acara atau diskusi penting, ketemu client, dsb. Tapi bayangkan, bagi pembaca yang bekerja di perusahaan atau kantor, gimana kira-kira reaksi bos Anda kalau Anda melakukan perjalanan keluar negeri dengan alasan pelatihan, tapi full memakai uang perusahaan, dengan tujuan dan agenda yang sesuka hati Anda, dan tanpa komunikasi yang jelas mengenai budget dan manfaat dari perjalanan ini? (padahal memakai budget dari dana perusahaan) Belum lagi kalau sepertinya anggota rombongannya besar sekali dan agendanya juga terlihat banyak belanja dan jalan-jalan. Bos mana yang enggak marah?

Terus bagaimana? Ibaratnya business trip yang memakai dana kantor, mesti ada transparansi dan pertanggungjawaban yang jelas mengenai trip para anggota dewan keluar negeri. Saya usul setidaknya anggota dewan bisa mengusahakan

  • Full transparency mengenai budget dan agenda. Menurut saya ini penting sekali, agar jelas berapa biayanya dan habis buat apa saja. Budget mesti dirinci sedetail mungkin, tidak ada entri yang besar dan ambigu, dan kalau bisa setelah trip selesai diaudit oleh pihak independen. Mudah-mudahan bisa menghilangkan prasangka aneh-aneh (apakah anggota keluarga dibiayai APBN? Apakah banyak budget ga jelas yang bisa dimark-up atau dikantongin? Apakah agendanya lebih banyak jalan-jalan? Apakah ketika sedang jalan-jalan, hotel dan makan juga dibiayai APBN?). Selain itu juga memaksa mereka untuk menghilangkan agenda/budget yang tidak jelas (karena akan dipublish). Kalau memang ada agenda pribadi, menurut pendapat saya mesti 100% atas biaya pribadi. Misal kalau pengen jalan-jalan beberapa hari setelah tugas selesai, maka makanan, hotel, guide dan pengeluaran lain mesti ditanggung sendiri dan tidak boleh dihitung sebagai hari kerja.
  • Statement yang singkat dan jelas mengenai objectives (tujuan) utama dari tripnya, dan bagaimana budget dan agenda yang dijalankan cocok dengan objective ini. Misalnya, apakah masuk akal dua regu anggota DPR dikirim ke Eropa untuk menyelidiki asal usul logo palang merah? Saya usul mesti singkat dan jelas, sehingga bisa dibaca rakyat secara langsung. Kalau bisa cukup beberapa kalimat saja. Kalau panjang-panjang, apalagi misal berbentuk proposal yang panjangnya berhalaman-halaman, orang biasa kemungkinan tidak akan baca langsung dan hanya akan baca yang dilaporkan pers, dan kecenderungan artikel pers kesimpulannya tidak akurat, banyak kata-kata yang didistorsi atau tidak sesuai konteksnya
  • Komunikasi yang jelas mengenai hal-hal diatas, misalnya ditulis di media massa, website atau di media sosial yang impactnya besar. Agar orang biasa bisa melihat dan menilai langsung. Sudah saatnya wakil rakyat kita directly visible di media, jangan sampai kalah dengan perusahaan-perusahaan yang punya presence sangat bagus di media.
Advertisements
Wakil rakyat keluar negeri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s